Bersyukur Harlah NU ke 93 PCNU Babat adakan istigotsah dan tahlil bersama, Para kiai bertekat dirikan UNUBA & RSNU Babat
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Babat bersyukur atas bertambahnya usia jamiyah Nahdlatul Ulama ke 93, hal ini di buktikan oleh para kiyai dengan mengadakan doa bersama khas tradisi Nahdlatul Ulama (Istighotsah, tahlil dan tumpengan)
Tasyakuran yang di ikuti sekitar 100 ulama dan kiai dari unsur MWC NU se wilayah PCNU Babat bersama dengan Badan Otonom dan Lembaga ini berlangsung khusyuk dan sederhana, para kiai juga kader NU duduk bersama dan berdoa untuk kebaikan Nahdlatul Ulama mendatang.
Para jamaah yang hadir mengikuti rangkaian istighotsah dan tahlil serta mendengarkan mauidloh khasanah dari para kiai serta arahan dari pengurus PCNU Babat dengan serius pada sabtu malam di kantor PCNU Babat.
Sebagai PCNU yang baru berdiri, hasil keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pengurus Cabang NU Babat membawai 14 kecamatan di Kab. Lamongan yang dimekarkan dari PCNU Lamongan sejak bulan Juli 2015 lalu.
KH. Mustaqim selaku rais syuriah PCNU Babat dalam khutbah iftitahnya menyampaikan bahwa pentingnya kerja keras warga NU dalam mengembangkan Nahdlatul ulama di Cabang Babat yang awalnya pada tahun 1950an pernah menjadi PCNU sebelum PCNU Lamongan dan sekarang kembali dibangkitkan menjadi PCNU Babat "kita perlu kerja keras sebagaimana yang dilakukan oleh para pendahulu NU Babat seperti KH. Bukhori Hasyim, dengan kerja keras mengurus umat InsyaAllah Nahdlatul Ulama di Babat akan berkembang cepat". (23/04)
Tasyakuran sederhana yang dilaksanakan PCNU Babat ini di tutup dengan rapat koordinasi bersama dengan Badan Otonom dan Lembaga PCNU Babat untuk mempersiapkan Harlah yang lebih meriah "kita akan laksanakan harlah dan melibatkan lebih banyak warga NU Babat di bulan depan sekaligus pelantikan bersama Badan Otonom yang baru saja kita bentuk, dan InsyaAllah kita akan memohon kepada Ketua Umum PBNU (KH. Said Aqil Siradj) untuk hadir". tambah Drs. H. Sisyanto, MM selaku ketua PCNU Babat dalam sambutan pengarahanya.
Diluar pembahasan harlah, setelah setahun PCNU Babat berdiri para kiai bertekat akan berusaha mendirikan Universitas Nahdlatul Ulama dan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama sebagai program unggulan PCNU Babat di periode pertama ini. (Muhammad)
Komentar
Posting Komentar